Header Ads

Dividen Hunter : ASGR (PT Astra Graphia Tbk)

Logo ASGR


Dividen hunter adalah 'serial' analisa saham yang dikhususkan untuk mengetahui apakah saham tersebut layak dikoleksi untuk memperoleh dividen yang tinggi dimasa depan terhadap harga yang harus ditebus sekarang. Tentu dalam mencari saham dividen yang bagus, kita harus bisa memproyeksi labanya dimasa depan. Oleh karena itu saham dividen sebaiknya yang memiliki pertumbuhan atau laba bersih yang stabil, sehingga lebih mudah untuk diprediksi. Saham dividen bisa saja sekaligus value stocks maupun growth stocks, hal itu tentu sangat baik karena selain memperoleh return dari dividen, kita dapat memperoleh gain dari kenaikan harga saham.

Kali ini kita akan membedah saham PT Astra Graphia Tbk(ASGR) yang bergerak dibidang solusi jasa dokumen dan teknologi informasi. Perusahaan ini IPO pada tahun 1989.

Analisa ini menggunakan data terbaru sampai LK Q3 2017.
Website ASGR : http://www.astragraphia.co.id/

1. Balance Sheet


Sejak 2007 ekuitas ASGR naik dari 314 miliar rupiah menjadi 1.166 miliar pada tahun 2016. Pertumbuhan ekuitasnya menurut saya sangat baik, mampu tumbuh 3 kali lipat lebih dalam 10 tahun. Struktur permodalan ASGR menurut saya juga sangat baik karena rasio utang berbunganya terhadap ekuitas sangat rendah yaitu 1,6%.

2. Earning dan Profit Margin


Dari tahun 2007 sampai 2016 laba bersih bertumbuh dari 72 miliar rupiah ke 255 miliar rupiah. Pertumbuhan tersebut sekilas terlihat sangat baik namun jika kita memperhatikan grafik labanya, pertumbuhan tersebut melambat dalam beberapa tahun terakhir dan laba 2016 sebenarnya sedikit turun dibandingkan tahun 2015, manajemen juga mengakui bahwa efisiensi perusahaan pelanggannya membuat penjualan sedikit menurun.


ROE dan ROA rata-rata dalam 5 tahun terakhir adalah 26,2% dan 14,7%, yang terbilang sangat baik dan cukup konsisten. 

3. Growth Rate


Kinerja ASGR dari tahun 2007 sangat bagus. Ekuitas dan laba bersih mereka naik masing-masing 371% dan 353% dengan C.A.G.R. 15,7% dan 15%.

4. Rasio Valuasi 


Pada saat artikel ini ditulis, ASGR dihargai dengan PBV 1,4 dan PER 9,58 di harga Rp 1290. Dengan rasio ini, sekilas valuasi ini bisa dianggap cukup murah, walaupun dari rasio PEG yang minus 1  mengisyaratkan bahwa pertumbuhan laba tahun 2017 dari tahun 2016 diperkirakan akan menurun.

5. History dan Proyeksi Dividen



ASGR selalu membagikan dividen sejak tahun 2007. Rata-rata 3 tahun terakhir, Dividen Payout Ratio(DPR) adalah 47%%. Berdasarkan laba bersih dari Q3 yang disetahunkan memperoleh EPS Rp  134,68 dan bisa diproyeksikan dividen untuk tahun buku 2017 kurang lebih Rp 64,23. Kalkulasi ini tidak pasti, jumlah dividen pastinya akan ditetapkan pada RUPS.

Dengan asumsi harga yang akan ditebus adalah Rp 1290 maka dividen yield yang akan kita dapat adalah 4,98%,. Yield ini besar untuk sebuah saham dividen, bahkan dibandingkan dengan saham-saham bluechip yang rata-rata 3%.

Yahoo Finance
Dari kebiasaannya sejak 2010, ASGR membagikan dividen 2x yaitu sekitar bulan Oktober untuk dividen interim dan antara April-Mei dividen full year.

KESIMPULAN

Berdasarkan data-data diatas, menurut saya ASGR cukup layak dibeli untuk investasi karena dividen yield yang cukup besar, valuasi sederhana pada saat tulisan ini dibuat diharga cukup fair, reputasi manajemen(grup Astra gitu loh) dan kesehatan keuangan yang sangat baik. Memang yang perlu diperhatikan lebih dalam lagi adalah tentang perkembangan bisnisnya saat ini sedang melambat, hal ini mungkin dikarenakan perlambatan ekonomi yang membuat pelanggan ASGR melakukan efisiensi yang pada akhirnya membuat pendapatan ASGR menurun. Saya cenderung wait and see sampai harga lebih turun lagi menjadi value stock yang lebih baik lagi.


Demikianlah sedikit ulasan Saham Dividen Hunter : ASGR. Semua tulisan ini berdasarkan pengalaman dan pengetahuan penulis. Penulis tidak pernah mengenyam pendidikan atau kursus untuk belajar akuntansi atau corporate finance, jadi jika ada kesalahan saya mohon berikan kritik dan saran melalui kolom komentar. :)

5 komentar:

  1. Hi.. boleh tau dapat grafik dari data2 di atas dari mana ya? Atau buat sendiri dengan memasukkan data2 dari laporan keuangan?

    BalasHapus
  2. Grafik ini didapat dari Lembar Analisa saya yang bisa di download di : https://timothymothymo.blogspot.co.id/2017/10/format-lembar-analisa-20.html

    Data-datanya tentu dari LK perusahaan terkait lalu saya rekap ke excel tsb.

    BalasHapus
  3. mantapp...sy jg ada rencana masuk $ASGR, karena harga udah turun bgt, tp konsisten di dividen. secara bisnis yg masih ganjal, kedepan apa bisa naikin penjualan, secara disrupsi mulai jalar kemana2, ga tau $ASGR kena dampak apa ga. kita liat aja, sambil cicil beli dikit2 hehe

    BalasHapus
  4. Sekedar masukan, dalam pembahasan akan lebih baik jika menampilkan juga bisnisnya sebenarnya apa sebelum masuk ke angka2. Dengan tau core bisnisnys (document solution, production, printer, fuji xerox global, IT services, dll) akan menjadi salah satu cara dalam memprediksi growth di masa depan. Ada pepatah "The past does not always represent the future"

    BalasHapus
  5. Terima kasih ulasannya pak, dgn terbitnya LK Q4, dimana perusahaan kembali mencetak profit, apakah ada pandangan baru terkait saham ini ?
    menurut bapak kapan saatnya masuk saham ini, adakah patokan PBV yg paling baik untuk mulai masuk? thanks for your kindly feedback

    BalasHapus